Analisis Collaborative Governance Dalam Penyelenggaraan Pelayanan Publik Pada Samsat Wilayah Kabupaten Natuna

 

Analisis Collaborative Governance Dalam Penyelenggaraan Pelayanan Publik Pada Samsat Wilayah Kabupaten Natuna

1Nurul Huda, 2Faizal Madya, 3Agus Priyanto

Program Magister Manajemen Administrasi Sektor Publik, Universitas Terbuka

 

Pada era globalisasi seperti sekarang ini, kebutuhan dan tuntutan masyarakat terhadap peningkatan pelayanan publik telah menunjukan kondisi yang semakin penting untuk ditanggapi oleh birokrasi pemerintahan terutama Salah satu instansi yang mempunyai tugas dalam penerimaan PAD dan pelayanan publik yang berkesinambungan adalah instansi pemerintah dalam pelayanan pajak kendaraan. Kehadiran collaborative governance menjadi konsep yang digunakan oleh suatu instansi untuk mengarahkan kepada tujuan jangka panjang dan perubahan-perubahan yang transformatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji konsep collaborative governance diterapkan di Samsat (Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap) Wilayah Kabupaten Natuna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pegumpulan data primer yakni melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan collaborative governance di dalam Kantor Samsat Kabupaten Natuna adalah Starting Condition, Collaborative Process, Facilitative Leadership dan Institutional Design.

 

Keywords:

Collaborative Governance, Natuna, One-Stop Administration System, Public Service

 

Sumber:

Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME)

Vol. 9 No. 1 Januari 2023

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengaruh E-Marketing Mix UMKM Kuliner Malang terhadap Minat Beli Generasi Millenial pada Start-Up Food Delivery Onlinedi Masa Pandemi

GAMBARAN BOUNDING ATTACHMENT PADA IBU MENYUSUI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ANDONGSARI KABUPATEN JEMBER

Analisis Pengaruh Pariwisata Budaya Terhadap Pelestarian Suku Osing di Desa Wisata Kemiren