PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, KUALITAS SDM DAN FASILITAS KANTOR TERHADAP KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA DENGAN PEMBAYARAN INSENTIF SEBAGAI INTERVENING PADA BALAI KARANTINA HEWAN, IKAN DAN TUMBUHAN NUSA TENGGARA TIMUR
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, KUALITAS SDM DAN
FASILITAS KANTOR TERHADAP KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA DENGAN PEMBAYARAN
INSENTIF SEBAGAI INTERVENING PADA BALAI KARANTINA HEWAN, IKAN DAN TUMBUHAN NUSA
TENGGARA TIMUR
Eron Kristriaji
M.E. Perseveranda
Paskalis Seran
Simon Sia Niha
Henny A. Manafe
Universitas Katolik Widya Mandira Kupang
Abstrak:
Penelitian ini menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan, kualitas sumber
daya manusia (SDM), dan fasilitas kantor terhadap kinerja Aparatur SipilNegara
(ASN) di Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Nusa Tenggara Timur, dengan
pembayaran insentif sebagai variabel intervening. Asumsi dasar penelitian
adalah bahwa ketiga variabel independen tidak hanya berpengaruh langsung,
tetapi juga secara tidak langsung melalui insentif. Metode penelitian
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel 60 ASN yang dipilih secara
acak dari populasi 141 ASN. Analisis deskriptif menunjukkan bahwa seluruh
variabel berada pada kategori baik. Analisis inferensial dengan Partial Least
Square (SmartPLS 4.1.1.4) mengonfirmasi bahwa kualitas SDM berpengaruh
signifikan terhadap kinerja ASN, fasilitas kantor berpengaruh signifikan
terhadap insentif, dan insentif berpengaruh signifikan terhadap kinerja ASN.
Insentif terbukti memediasi pengaruh fasilitas kantor terhadap kinerja ASN, namun
tidak memediasi pengaruh gaya kepemimpinan maupun kualitas SDM. Kontribusi
variabel independen terhadap insentif sebesar 57,5%, sedangkan kontribusi
keseluruhan terhadap kinerja ASN sebesar 76,2%. Implikasi penelitian menegaskan
bahwa peningkatan kinerja ASN dapat dicapai melalui penguatan kualitas SDM,
pemeliharaan fasilitas kantor, serta mekanisme insentif yang tepat. Penelitian
lanjutan disarankan untuk mengeksplorasi variabel lain, seperti budaya
organisasi, motivasi kerja, dan lingkungan kerja, guna memperkaya model
peningkatan kinerja sektor publik.
Komentar
Posting Komentar